Wednesday, May 9, 2018

Mengapa Karbit dapat Mempercepat Pematangan Buah?


tentangfenomena.blogspot.co.id Makan buah yang matang berwarna kuning atau oranye tentu sangat nikmat. Apalagi jenis buah tersebut adalah yang kita sukai atau menjadi favorit kita dan masak secara alami di pohon.
Namun menunggu buah matang secara alami di pohonnya menunggu waktu yang cukup lama tentunya. Lalu bagaimana para menjual buah mendapatkan barang dagangannya? Harus menunggu lama pulakah? Pastilah tidak demikian, kenyataannya di pasar buah setiap saat tersedia buah yang kita cari. Lantas dari mana mereka memperolehnya? Mungkinkah mereka bisa mempercepat proses pemasakan buah? Jika ya, bagaimanakah caranya?

Sebelumnya, mari kita lihat dulu bagaimana buah bisa masak alami di pohon

Secara alami buah-huahan bisa matang karena buah tersebut memproduksi gas etylen yang salah satu fungsinya adalah untuk membuat buah menjadi masak. Semakin tua usia buah-buahan maka produksi gas etylen meningkat. Jadi intinya buah bisa masak secara alami di pohon karena gas etylen yang diproduksi buah itu sendiri.

Sebenarnya masih ada fungsi lain dari gas etylen diantaranya memicu pengguguran daun dan bunga, membuat batang tumbuh menjadi tebal, obat bius dan membantu memekarkan bunga.


Lalu bagaimanakah para penjual atau petani buah dapat menghasilkan buah matang dalam waktu singkat dan jumlah yang besar?

Cara yang paling banyak digunakan untuk mempercepat pematangan buah dalam jumlah yang besar adalah menggunakan Natrium Karbida atau sering di sebut karbit. Rumus kimia Natrium Karbida adalah CaC2. Di pasaran karbit dijual dalam bentuk bongkahan berwarna abu-abu atau kecoklatan.

Karbit
Kandungan Kalsium Karbida (CaC2) di pasaran sekitar 80-85% sedang sisanya adalah CaO, Ca3P2, CaS, Ca3N2, SiC, dan lain-lain. Selain itu, juga mengandungan PH3, NH3, and H2S, yang membuat senyawa ini berbau menyengat.

Secara kimia proses pembentukan karbit dapat dinyatakan dengan persamaan reaksi:

Reaksi tersebut menghasilkan karbit dalam bentuk cair (liquid). Proses selanjutnya karbit cair didinginkan hingga menjadi padat seperti yang kita kenal sehari-hari.

Karbit padat mempunyai sifat bisa menghasilkan gas bila dicampur dengan air. Gas tersebut adalah gas asetilen atau etuna dengan rumus kimia C2H2.
Persamaan reaksinya adalah:


Gas asetilen mempunyai sifat yang sama dengan gas etilen yang dihasilkan oleh buah-buahan. Oleh karena itu petani buah atau penjual buah-buahan memanfaatkannya untuk mempercepat proses pematangan buah-buahan dalam jumlah yang besar. Caranya karbit dibungkus kain yang agak basah (untuk mereaksikan karbit dengan air). Ambil wadah, letakkan karbit terbungkus kain basah di dasar wadah. Selanjutnya buah-buahan ditata di atas karbit. Setelah itu wadah ditutup dengan kain lalu diikat. Biasanya buah akan cepat masak dalam kurang lebih 2 hari.


Pada prinsipnya, penggunaan karbit untuk menambah produksi gas etilen buatan yang disebut gas asetilen. Sedangkan wadah yang ditutup bertujuan agar gas etilen dari buah dan gas asetilen dari karbit tidak banyak menguap keluar.

Demikian semoga bermanfaat.





























No comments:

Post a Comment