![]() |
Bagian mata |
Hal tersebut bisa dijelaskan secara mudah sebagai berikut:
Kita bisa melihat karena ada cahaya yang masuk ke dalam mata. Cahaya yang masuk ke dalam mata harus mencukupi kebutuhan.
Di dalam mata banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam mata diatur oleh organ yang disebut iris. Sedangkan organ yang merupakan lubang tempat cahaya masuk disebut pupil. Iris berada di depan pupil. Lubang pada pupil besarnya tetap. Lebar dan sempitnya lubang pupil di atur oleh iris. Jadi pupil dan iris bekerja bersama-sama dalam rangka mencukupi kebutuhan cahaya yang masuk ke dalam mata. Jika cahaya di luar cukup besar intensitasnya (misalnya di tempat yang terang) maka lubang pupil akan diatur oleh iris sehingga menyempit dan sebaliknya jika intensitas cahaya di luar intensitasnya kecil (misalnya di tempat gelap) maka lubang pupil akan diatur oleh iris sehingga menyempit.Dengan demikian dapat kita mengerti bahwa lubang pupil selalu melebar dan menyempit setiap saat sehingga cahaya yang masuk ke dalam mata tercukupi.
Pada saat mata kita dikenai cahaya yang cukup kuat dan menyilaukan, misalnya cahaya matahari, maka pupil akan menyempit. Jika saat itu cahaya berlalu dengan cepat karena memang kita sengaja menghindari, sedangkan pupil masih dalam keadaan menyempit maka pandangan mata kita akan terganggu karena intensitas cahaya yang masuk ke mata kurang mencukupi. Hal itu tidak akan berlangsung lama karena iris akan segera menyesuaikan dengan keadaan di luar yang intensitas cahayanya sedikit. Pupil perlahan -lahan akan segera dilebarkan oleh iris. nah, selama proses membukanya pupil inilah penglihatan mata kita agak terganggu.
Tidak lama kemudian penglihatan mata kita akan jelas kembali setelah pupil melebar lubangnya. Dan saat itulah pandangan mata kita menjadi normal lagi.
![]() |
Bermacam-macam warna iris |
No comments:
Post a Comment