Thursday, June 2, 2016

Pembiasan Cahaya

Tentunya peristiwa di bawah ini pernah anda amati. Coba perhatikan mengapa bisa terjadi demikian.


Peristiwa alam di atas adalah contoh pembiasan.

Pembiasan cahaya adalah peristiwa pembelokan seberkas cahaya yang merambat melalui dua buah medium atau zat perantara yang berbeda kerapatan optiknya. Sebagai contoh, kerapatan air lebih besar daripada kerapatan optik udara. Kerapatan optik kaca lebih besar daripada kerapatan optik air.

I. Macam-macam Pembiasan
Ada dua macam pembiasan seperti ditunjukkan pada gambar berikut!
II. Indeks Bias
Indeks bias dapat dikatakan sebagai bilangan yang menunjukkan kemampuan suatu zat untuk membiaskan sinar. Semakin besar indeks bias suatu zat akan semakin kecil sudut biasnya. Dapat pula dikatakan semakin besar indeks bias suatu zat berarti zat itu semakin rapat.


Indeks bias adalah perbandingan cepat rambat cahaya di ruang hampa dengan cepat rambat cahaya dalam suatu medium. Pernyataan tersebut dinyatakan dalam persamaan berikut.
Harga indeks bias suatu zat dapat dilihat pada tabel berikut!
Contoh soal :
Kecepatan cahaya di udara 3X108 m/dt dan kecepatan cahaya dalam suatu zat cair adalah 2X108 m/dt. Jika sinar datang dan udara menuju zat cair tersebut, berapa indeks bias zat tersebut?
Diketahui   : C = 3 X 108 m/dt
        Cn = 2 x 108 m/dt
Ditanyakan : n = …?
Jawab  :





Baca juga materi terkait :
  1. Cahaya
  2. Pemantulan Cahaya pada Cermin Datar
  3. Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung
  4. Pemantulan Cahaya pada Cermin Cembung



Tuesday, May 31, 2016

Pemantulan Cahaya pada Cermin Cembung

Cermin cembung biasa digunakan untuk kaca pengaman di tikungan jalan atau kaca spion. Dalam kaca spion bayangan benda tampak lebih kecil dan jarak bayangannya tampak lebih jauh daripada jarak benda.
Jika seberkas sinar sejajar jatuh pada cermin cembung, sinar itu akan dipantulkan menyebar (divergen). Jadi cermin cembung bersifat menyebarkan cahaya
Arah sebaran sinar seolah-olah berasal dari titik tertentu. Titik itulah yang disebut titik fokus (F).

1. Bagian Cermin Cembung
Cermin cembung mempunyai bagian sebagai berikut.
2. Sinar Istimewa pada Cermin Cembung
Untuk dapat melukis bayangan pada cermin cembung harus dipahami sinar-sinar istimewa. Sinar istimewa datang ke cermin mendekati sumbu utama dan pematulannya menurut aturan tertentu.
3. Melukis Bayangan pada Cermin Cembung
Untuk melukis bayangan pada cermin cembung paling sedikit digunakan dua buah sinar istimewa. Bayangan hanya akan dibentuk oleh perpotongan perpanjangan sinar-sinar pantul. Oleh karena itu, bayangan yang terbentuk selalu bersifat maya, tegak,diperkecil. Perhatikan gambar berikut!
Dimanapun diletakkan benda di depan cermin cembung bayangannya selalu bersifat maya, tegak, diperkecil karena kita tidak mungkin meletakkan benda di ruang I, II dan III.

4. Persamaan Pada Cermin Cembung
Pada cermin cembung berlaku persamaan sebagai berikut.

Contoh soal :
Benda setinggi 10 cm berdiri pada jarak 24 cm di depan cermin. Ternyata terbentuk bayangan maya pada jarak 8 cm. hitunglah
a. Jarak titik fokus,
b. Perbesaran bayangan, dan
c. Tinggi bayangan

SOLUSI
Diketahui :   ho = 10 cm
                 So = 24 cm
                 Si = -8 cm (banyangan maya)

Ditanya :   (a) f = …?
               (b) M = …?
               (c) hi = …?

Jawab.

a.   1/f  =   1/So  +   1/Si

     1/4  =   1/20  +   1/Si

    1/Si  =   1/4  -   1/20

    1/Si  =   5/20  -   1/20

    1/Si  =   4/20

     4.Si =  1 X 20

    Si  =   20/4  =  5 cm


b. M= |Si/So|

    M= |(−8)/24| = |(−1)/3| =  1/3 kali


c.  M    = |hi/ho|

   1/3   = |hi/10| 

   3 x hi=1 x 10

   hi      = |10/3| 

   hi     = 3,33 kali








Wednesday, May 25, 2016

Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung

Pada lampu kendaraan bermotor atau senter menggunakan cermin cekung sebagai reflektor untuk mengumpulkan sinar. Cermin cekung merupakan cermin bola. Maksudnya terbuat dari irisan bola yang mengkilat bagian dalamnya. Bagian yang mengkilat inilah yang bersifat memantulkan cahaya.
Sumbu utama adalah garis yang melalui titik pusat kecekungan cermin dan titik pusat bidang cermin.
Titik pusat kelengkungan cermin cekung adalah titik pada sumbu utama sebagai pusat jari-jari cermin.
Jika seberkas sinar sejajar datang pada permukaan cermin cekung, sinar-sinar tersebut dipantulkan mengumpul (konvergen). Jadi, cermin cekung bersifat mengumpulkan cahaya. Perhatikan Gambar berikut!
I.  Bagian-bagian Cermin Cekung
 II.  Sinar Isimewa pada Cermin Cekung
       Ada tiga sinar istimewa, yaitu
III.    Melukis Bayangan pada Cermin Cekung
Untuk melukis bayangan pada cermin cekung paling sedikit digunakan dua buah sinar istimewa. Bayangan terbentuk dari perpotongan sinar pantul (bayangan nyata ) atau perpotongan perpanjangan sinar pantul (bayangan maya).
Coba Anda lukis sendiri pembentukan bayangan jika benda berada di:
1)titik fokus (F) 2)  titik pusat kelengkungan cermin (M) 


Dari lukisan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa jika benda tidak berada pada titik transisi (titik F dan M) maka berlaku
Contoh soal:
Sebuah benda berada pada jarak 12 cm di depan cermin cekung yang jarak titik fokusnya 10 cm.
a.   Di ruang berapakah letak benda ?
b.   Di ruang berapakah letak bayangan ?
c.   Diperbesar atau diperkecil bayangannya ?
Jawab
IV.   Persamaan pada Cermin Cekung
Pada cermin cekung berlaku persamaan sebagai berikut.

Contoh Soal:
Sebuah benda bearada 20 cm di depan cermin cekung yang jarak titik apinya 4 cm. Tentukanlah :
a.  jarak bayangan
b.  perbesaran bayangan
c.  sifat-sifat bayangan.

Solusi
Diketahui  :  So  =  20 cm
                     f  =   4 cm
Ditanyakan  a.  Si = ...?
                  b.  M  = ...?
                  c.  Sifat-sifat bayangan = .. ?

Jawab :
a.   1/f   =   1/So  +   1/Si
     1/4   =   1/20  +   1/Si
     1/Si  =   1/4  -   1/20
     1/Si  =   5/20  -   1/20
      /Si   =   4/20
     4.Si =  1 X 20
     Si    =   20/4  =  5 cm

b.   M= |Si/So|

      M= |5/20|

      M= |1/4|=0,25 kali

c.   Sifat-sifat bayangan :
      - nyata ( Si positif)
      - terbalik
      - diperkecil (Si < So)












Tuesday, May 10, 2016

Cara Menggunakan Fasilitas "Data Analysis" pada Excel


Pada posting terdahulu saya sampaikan bagaimana cara mengaktifkan fasilitas Data Analysis" pada Ms. Excel. 
Pada saat ini akan disampaikan contoh cara menggunakan fasilitas Data Analyisis tersebut.
Salah satu fasilitas yang disediakan dapa Data Analysis adalah fasilitas Descriptive Statistic. Yaitu fasilitas untuk menampilkan data statistik sederhana dari sekelompok data yang kita buat misalnya mean, median, nilaii max, nilai min dsb.
Berikut ini cara menggunakannya, cukup ikuti gambar di bawah.




Begitu yang dapat saya sampaikan pada berbagi kali ini, semoga bermanfaat.


Terkait dengan masalah ini : 

Cara Mengaktifkan Add-Ins Data Analysis (Analysis Toolpak) untuk Hitung Statistik pada MS. Excel 2010


Monday, May 9, 2016

Cara Memunculkan Data Statistik Dasar pada Status Bar Ms. Excel

Barangkali ada di antara kita belum mengerti bahwa pada Ms. Excel dapat dimunculkan Data Statistik Dasar yang seperti Rata-rata, Data Terendah, Data Tertinggi, Jumlah data sehingga waktu membuat data dan akan mencari rata-rata, data terendah, data tertinggi maupun jumlah data kita harus membuat rumus untuk medapatkannya.

Sebenarnya kita dengan mudah dapat memunculkannya. Untuk itu ikuti penjelasan berikut:




  
1.  Buka lembar kerja Ms. Excel lalu buatlah data misalnya seperti pada contoh di bawah lalu blok data tersebut. Jika data statistik belum diaktifkan maka pada bagian kiri bawah ststus bar belum muncul data yang dimaksud. Perhatikan gambar!


2.  Blok pada data nilai, klik kanan pada status bar maka akan muncul kotak dialog seperti berikut.Selanjutnya ikuti petunjuk seperti pada gambar!

























Demikian berbagi kali ini, semoga bermanfaat.

Thursday, April 28, 2016

Membuat Bilangan Berpangkat (kuadrat, pangkat 3, dst) dan Indeks pada Ms. Excel

Kadang-kadang kita harus menulis bilangan berpangkat maupun indeks pada Ms. Excel. Bagi yang belum faham, pekerjaan ini cukup membingungkan mengingat fasilitas untuk ini tidak bisa ditampilkan pada Tab Ribbon seperti pada Ms. Word.

Perhatikan gambar berikut


Sebenarnya mudah saja. Pada tip kali ini akan penulis sampaikan 2 (dua) cara menulis bilangan berpangkat pada Ms. Excel.

Cara Pertama

1.   Buka area kerja Ms. Excel kemudian ikuti petunjuk seperti pada gambar berikut.

2.   Praktikkan dengan ketik angka 2 di samping huruf X yang anda buat tadi maka jadilah  X pangkat 2 ( X kuadrat). Untuk pangkat 3 ketik angka 3 dan seterusnya.

UNTUK MEMBUAT INDEKS
Sama dengan cara di atas hanya saja pada kotak dialog seperti nomer 1 yang kita pilih (centang) adalah Subscrip (sebelah bawahnya Superscript)

Cara Kedua

Cara ini dilakukan dengan insert simbol. Perhatiakn dan ikuti petunjuk seperti pada gambar berikut
Untuk menulis pangkat 3 tinggal kita cari angka 3 yang posisinya di atas. Jika ingin menulis pangkat 12 misalnya, kita tinggal insert-kan angka 1 lalu angka 2 secara bergantian, demikian seterusnya.
Untuk cara ini tidak bisa untuk membuat indeks.

Demikian berbagi kali ini, semoga bisa membantu.


Wednesday, April 27, 2016

Cara Mengaktifkan Add-Ins Data Analysis (Analysis Toolpak) untuk Hitung Statistik pada MS. Excel 2010

Pada Microsoft Excel terdapat Add-Ins yaitu Analysis Toolpak yang dapat digunakan untuk melakukan analisis data statistik seperti Analisis Regresi Excel, Uji F dan Uji T, Z Test, T Paired Excel, Independen T Test Excel, dan lain-lain.



Berkat adanya  Add ins ini akan memudahkan kita untuk melakukan analisis statistik secara cepat dan mudah dengan excel. Dalam bahasan kita kali ini, akan dijelaskan cara mengaktifkan add ins tersebut pada excel 2010. Sebenarnya pada excel 2007 juga tidak jauh berbeda dengan excel 2010.

Baiklah mari kita mulai bagaimana cara mengaktifkan add-ins tersebut:

1. Buka area kerja Excel, lalu klik tombol Data pada ribbon atas. 
(Jika add ins analysis belum diaktifkan maka fitur tersebut tidak tampak. )
Perhatikan area kerja excel jika add ins data analiysis sudah diaktifkan berikut ini.

2.  Klik File lalu klik Option maka akan muncul kotak dialog seperti pada gambar di bawah.



3.  Langkah selanjutnya ikuti gambar berikut.
     Setelah klik Go maka akan muncul kotak dialog seperti gambar berikut.

     Pilih (centang) Analysis Toolpak lalu klik OK

   Sekarang perhatikan pada area kerja Excel di pojok kakan atas sudah muncul Fitur Analsis Toolpak.


Nah, sekarang Tombol Data Analysis dapat digunakan.

Demikian cara mengaktifkan Add-Ins Analysis Toolpak mudah-mudahan bermanfaat.